FOLLOW US                                              

Surveyor Indonesia Resmikan Laboratorium Lingkungan dan Preparasi Batubara Cabang Palembang

Palembang, 5 Oktober 2017- Pengelolaan Lingkungan pada saat ini merupakan suatu kewajiban bagi seluruh masyarakat. Hal ini juga secara langsung berdampak pada pelaku industri dalam menjalankan bisnisnya. Para pelaku industri diharuskan menaati peraturan terkait dengan Lingkungan Hidup tanpa terkecuali.

Sebagaimana kita ketahui dalam setiap proses produksi selalu dihasilkan produk sisa atau limbah, hal itu berlaku untuk semua jenis industri. Dengan demikian dituntut pengelolaan limbah yang terencana dan modern.

Beberapa peraturan yang mendasari kewajiban industri dalam melakukan pengelolaan lingkungan antara lain sebagai berikut:
• Undang-undang RI No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan lingkungan Hidup
• Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 1999 Tentang : Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup
• Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemara Air
• Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 2012 tentang Izin Lingkungan
• Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 86 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup

Dalam upaya pemenuhan terhadap peraturan-peraturan tersebut, industri diwajibkan melaksanakan pemantauan terhadap kualitas air, udara dan tanah yang disesuaikan dengan standar yang telah diterapkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup atau pemerintah daerah masing-masing. Untuk melakukan uji pemantauan tersebut, dibutuhkan Laboraturium Lingkungan yang memiliki alat yang mampu menguji parameter-parameter yang telah ditetapkan.

Menangkap peluang tersebut, Surveyor Indonesia Cabang Palembang meresmikan Laboratorium lingkungan yang siap menguji kualitas air limbah, air bersih, air laut, udara embien, udara indoor, emisi udara,tingkat kebisingan, dan lainnya oleh penguji lingkungan yang independen.

Selain Laboratorium Lingkungan, saat yang bersamaan diresmikan pula Preparasi Batubara.
Besarnya komoditi batubara di Wilayah Sumatra Selatan seiring dengan meningkatnya kebutuhan penggunaan batubara utamanya untuk PLTU.

“Preparasi batubara diresmikan di wilayah Palembang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan apalagi sejak bulan Maret 2017, kami memenangkan kontrak kerjasama dengan PT Bukit Asam untuk kegiatan pengiriman lokal maupun ekspor selama 3 tahun di Wilayah Palembang (Kertapati) dan Tarahan (Lampung),” ujar Kepala Cabang Palembang, Epi Darlis.

Ke depan, preparasi batubara ini akan melayani pekerjaan-pekerjaan proyek PT Bukit Asam, pekerjaan-pekerjaan dari SGS, Asia Trust, PT Titan dan perusahaan-perusahaan batubara lainnya serta PLTU yang ada di Wilayah Sumatra Selatan dan sekitarnya.

“Surveyor Indonesia sebagai perusahaan independent assurance hadir memenuhi kebutuhan pelanggan memberikan jasa konsultasi lingkungan dengan mengembangkan SDM yang kompeten dilengkapi dengan laboratorium sehingga pelayanan kami dapat terintegrasi,” ujar Direktur Utama PT Surveyor Indonesia M.Arif Zainuddin dalam sambutannya.

Sementara itu untuk laboratorium preparasi batubara, Arif menegaskan bahwa langkah ini semakin menguatkan Surveyor Indonesia sebagai perusahaan independent assurance yang terpercaya dalam bidang mineral batubara. “Surveyor Indonesia memiliki laboratorium mineral dan batubara di berbagai wilayah Indonesia, diresmikannya preparasi batubara di Cabang Palembang ini menambah luas jangkauan dan mempercepat pelayanan kami,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Cabang Palembang, Epi Darlis, mengemukakan bahwa target pasar dua laboratorium ini sangat jelas mengingat Sumatera Selatan, Jambi dan Bangka Belitung memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. “Potensi sumber daya alam yang ada memicu perkembangan industri yang memanfaatkan potensi-potensi tersebut,” tegasnya.

Beberapa industri yang berpotensi untuk menggunakan Jasa Laboraturium Lingkungan Cabang Palembang di sisi analisa lingkungan ada antara lain : perkebunan kelapa sawit/ pabrik kelapa sawit (tercatat ada 40 perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Sumatera Selatan), Kontraktor Kontrak Kerja Sama Migas (Terdapat sekitar 30 KKKS), dan perusahaan batubara Sumatera Selatan yang memiliki potensi 5 besar dalam cadangan batubara Nasional.

Surveyor Indonesia Cabang Palembang memiliki 4 wilayah Provinsi (Sumatera Selatan, Jambi, Lampung dan Bangka Belitung). Masing-masing wilayah tersebut memiliki perkembangan industri yang cukup pesat baik dalam sisi industri perkebunan, pertambangan, energi dan industri general lainnya. Potensi lingkungan yang besar di 4 wilayah tersebut, diantaranya Konsultan Lingkungan, Konsultan Penyusun AMDAL, Konsultan Penyusun UKL-UPL, analisa laboraturium dan beberapa pekerjaan lingkungan lainnya.