FOLLOW US                                              

Peserta Mudik Bareng BUMN Melonjak 74,43%

koran-sindo.com JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beserta 62 perusahaan pelat merah menggelar program Mudik Bareng BUMN 2018 yang memberangkatkan 206.209 pemudik atau naik 74,43% dari sebelumnya 118.220 pemudik pada 2017.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, program Mudik Bareng BUMN 2018 merupakan salah satu wujud sinergi BUMN dalam melayani masyarakat. Selain itu, mudik gratis ini bertujuan mengalihkan penggunaan sepeda motor ke moda transportasi yang relatif aman seperti bus, kereta api, dan kapal laut.

”Terima kasih kepada 62 BUMN yang sudah terlibat. Saya bangga, untuk ke-empat kalinya digelar, jumlah BUMN terlibat bertambah banyak. Ini merupakan komitmen BUMN dalam melayani masyarakat. Semangat sinergi seperti ini akan terus kita dorong,” kata Rini saat menghadiri pelepasan Mudik Bareng BUMN 2018 di Ancol, Jakarta, kemarin.

Rini juga mengapresiasi jumlah pemudik yang tercatat meningkat menjadi 206.209 pemudik atau naik 74,43% dari sebelumnya 118.220 pemudik pada 2017. Sementara kota tujuan pun bertambah menjadi 108 kota tujuan dari sebelumnya 84 kota tujuan pada 2017.

Kota tujuan maupun keberangkatan tersebar di wilayah barat maupun wilayah timur Indonesia. ”Saya berharap tahun depan jumlahnya terus meningkat. BUMN yang bersinergi juga akan semakin banyak. Saya akan terus mendorong BUMN untuk terlibat dalam programprogram yang secara langsung memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sebagai catatan, jumlah bus yang dioperasikan dalam Mudik Bareng BUMN 2018 tercatat 3.490 unit dengan jumlah pemudik 164.412 orang atau naik dari sebelumnya 1.920 unit bus dengan jumlah pemudik tercatat 99.576 orang pada 2017.

Untuk transportasi darat dengan menggunakan kereta api tercatat jumlah yang diberangkatkan sebanyak 37 unit dengan jumlah pemudik 11.432 orang atau naik dari sebelumnya 11 unit dan jumlah pemudik 6.264 orang pada 2017.

Untuk transportasi laut, jumlah kapal yang disediakan pada 2018 tercatat 98 unit dengan jumlah pemudik 98.008 orang atau mengalami peningkatan dari sebelumnya hanya 18 unit kapal dengan 11.075 pemudik pada tahun 2017. Sementara untuk transportasi udara, jumlah pesawat meningkat menjadi 52 unit dengan jumlah pemudik 1.360 orang atau naik dari sebelumnya 24 unit dengan jumlah pemudik 1.305 orang.

Salah satu BUMN peserta mudik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) tahun ini memberangkatkan sekitar 1.520 orang ke kampung halamannya. Para peserta Mudik Bareng BTN tahun ini meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemudik tersebut mayoritas adalah pekerja informal dan pekerja di sektor properti selama ini menjadi peserta mudik yang diprioritaskan BTN. ”Ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap masyarakat sekaligus meningkatkan tali silaturahmi antara BTN dengan nasabah dan para pekerja yang selama ini mendukung BTN,” kata Direktur Utama BTN Maryono.

Sedangkan Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Kiryanto mengaku tahun ini perseroan memberangkatkan 7.500 pemudik, termasuk 250 pemudik menggunakan pesawat. Rincian dari ke- 7.500 pemudik yang diberangkatkan BNI adalah sebanyak 6.250 pemudik menggunakan bus, 1.000 pemudik menggunakan kereta, dan 250 pemudik menggunakan pesawat.

”Pemudik BNI yang menggunakan lebih dari 100 bus telah diberangkatkan pada 8 Juni 2018 dari Parkir Utara Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Namun, satu bus lainnya diberangkatkan pada 9 Juni 2018 bersamaan dengan pelepasan peserta Mudik Gratis Bareng BUMN 2018 dari Parkir Pantai Carnaval Ancol, Jakarta.

Adapun pemudik kereta akan diberangkatkan pada 12 Juni 2018 dari Stasiun Gambir Jakarta,” jelas Kiryanto. Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito mengatakan, untuk mendukung program Mudik Bareng BUMN 2018, perseroan kembali akan menggelar mudik bareng dengan peserta 9.500 orang yang dikemas dalam acara Pertamina Bareng- Bareng Mudik (BBM) 2018.

”Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dalam memfasilitasi masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman dengan aman dan nyaman, karena yang berbeda pada tahun ini tidak hanya adanya tambahan peserta dari komunitas olahraga, tetapi juga dukungan armada mudik gratis diperluas, yakni menggunakan bus, kereta api, dan kapal laut,” tegas Adiatma.

Sedangkan PT Surveyor Indonesia (Persero) tahun ini memberangkatkan 500 pemudik dalam program Mudik Bareng BUMN 2018. Direktur Utama Surveyor Indonesia, M Arif Zainuddin, berharap program mudik bersama BUMN ini bisa meringankan beban biaya pegawai dan masyarakat yang melaksanakan mudik pada hari Lebaran. ”Program ini merupakan wujud nyata kepedulian BUMN terhadap masyarakat,” ujarnya.