FOLLOW US                                              

Penutupan Pendidikan Bela Negara dan Bintalsik Cabang Semarang “Pertahankan Jiwa Korsa, Kebersamaan dan Inovatif dalam Pekerjaan”

Solo—Setelah empat hari menjalankan berbagai kegiatan di Pendidikan Bela Negara dan Bintalsik, akhirnya dilakukan penutupan yang dikemas dengan apik mulai dari penjemputan peserta dari pintu masuk Yonif 413 dimana peserta diajak keliling kawasan menggunakan tank, bak TNI yang pulang membawa kemenangan dari medan perang.

Usai keliling kawasan Yonif yang selama ini menjadi tempat mereka ditempa, para peserta dilepaskan secara simbolik oleh pelatih dan dikembalikan ke manajemen, “Saat ini kalian semua bukan lagi menjadi tanggungjawab kami. Terima kasih atas kepercayaan yang selama ini diberikan kepada kami.Semoga apa yang kami berikan dapat memberi manfaat terutama untuk ke depan dalam bekerja,” ujar salahsatu Pimpinan Pelatih, Sersan Maryono.

Kepala Cabang Semarang, Benny Sujarwo dalam sambutannya mengajak semua peserta agar mengingat komitmen yang telah dibuat selama kegiatan ini “Mari kita bangun Cabang Semarang bersama-sama dengan komitmen yang telah kita buat masing-masing,” tegasnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa ke depan sebagai tindak lanjut kegiatan ini akan diselenggarakan rapat kerja di mana setiap peserta akan dibagi berdasarkan kelompok untuk membuat program kerja Cabang SISMA, “Jika selama ini yang membuat program kerja adalah Top Manajemen, ke depan saya minta merekalah yang membuat,” jelasnya.

Hal ini ia terapkan agar kreatifitas dan inovasi akan lebih berkembang di SISMA. Selama ini menurutnya hal itulah yang dirasa masih kurang. “Tahun ini saya berharap setiap pegawai berperan dalam pembuatan program kerja yang akan mereka jalankan dalam mencapai target SISMA,” paparnya.

Dengan kegiatan bela negara ini ia berharap loyalitas, jiwa korsa, dan semangat dalam menghadapi berbagai tantangan perusahaan dapat meningkat. Hal ini akan sangat penting dalam mewujudkan mimpi tahun ini agar SISMA dapat melampaui RKAP.

“Usai kegiatan ini saya yakin telah memiliki tim hebat yang memiliki jiwa korsa, loyalitas, inovasi, dan semangat juang yang tinggi,” tegas Benny. Hal ini ia harapkan bisa menjadi senjata dalam mencapai target 2018.