FOLLOW US                                              

Pengawasan Angkutan Barang Terintegrasi

mediaindonesia.com, JAKARTA—KEPALA Divisi Bisnis, Penguatan Institusi dan Kelembagaan PT Surveyor Indonesia Firza Mahdar mengatakan pencatatan dan penindakan angkutan barang di jembatan timbang sudah terintegrasi serta dapat dipantau langsung dari pusat. Hal ini berkat penggunakan tekonologi digital yang diterapkan pada operasional jembatan timbang.

“Pelayanan jembatan timbang berbasis digital sudah dioperasikan surveyor bekerja sama dengan Kemenhub. pelaksanaannya baik. Kalau dulu jembatan timbang masih sifatnya manual pencatatatannya, sekarang kami dari Surveyor Indonesia mengembangkan format digital form,” katanya pada acara diskusi bertajuk outlook 2019 Surveyor Indonesia di Graha Surveyor Indonesia, Jakarta. Jumat (19/10)

Ia mengatakan Surveyor Indonesia telah menerapkan sistem pencatatan angkutan barang di beberapa jembatan timbang menggunakan format digital dan datanya dapat langsung dipantau pihak manapun. Kemudian data tersebut diolah untuk mengevaluasi kinerja jembatan timbang.

Dengan demikian, kata dia, seluruh operasional jembatan timbang berjalan transparan seperti di wilayah Jawa Barat, Tengah dan Timur. Kemudian database pengawasan dan penindakan angkutan barang tercatat rapih serta sulit dimanipulasi.

Menurut Firza, pengawasan operasional jembatan timbang berbasis digital yang diterapkan Surveyor Indonesia berjalan baik meskipun sebelumnya menghadapi hambatan dari petugas maupun pihak yang melanggar aturan muatan.

“Sekarang kita sudah melalui program Kemenhub odol, over dimensi dan over loading. Kalau lebih 100% muatannya mulai kita turunkan metodenya kita kembangkan dengan namanya transfer muatan dengan truk lain untuk mengangkut barang yang berlebihnya dan itu semua ongkosnya ditanggung pelanggar,”pungkasnya. (Humas)