FOLLOW US                                              

HAK DAN KEWAJIBAN

Hak dan Kewajiban

Hak Klien :

 

  • Menerima sertifikat produk dan lisensi penggunaan tanda kesesuaian yang produknya telah disertifikasi sesuai dengan Standard produk yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Produk PTSI.
  • Menerima informasi dari Lembaga Sertifikasi Produk PTSI apabila terjadi perubahan persyaratan sertifikasi, persyaratan produk dan persyaratan penggunaan Tanda Kesesuaian serta diberikan waktu untuk melakukan penyesuaian.
  • Lembaga Sertifikasi Produk PTSI akan menjaga kerahasiaan seluruh data dan informasi milik Klien.
  • Menerima surat pemberitahuan dari Lembaga Sertifikasi Produk PTSI tiga bulan sebelum jatuh tempo untuk survailen dan enam bulan untuk sertifikasi ulang
  • Menerima kepastian pelimpahan sub-lisensi kepada pihak lain yang mendapat lisensi untuk ruang lingkup yang dimaksud dengan persetujuan Klien, apabila lisensi Lembaga Sertifikasi Produk PTSI dicabut oleh pihak yang memberikan lisensi.

 

Kewajiban Klien :

 

  • Memenuhi dan menjamin setiap saat terhadap persyaratan sertifikasi produk yang ditetapkan oleh Lembaga Sertifikasi Produk PTSI beserta skema sertifikasi yang ditetapkan dan regulasi yang berlaku di Indonesia;
  • Memproduksi dan mengendalikan kesesuaian produk secara terus menerus sesuai dengan ruang lingkup sertifikasi yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Produk PTSI;
  • Memberikan akses kepada Lembaga Sertifikasi Produk PTSI dan Pihak Terkait lainnya seperti partisipasi pengamat (jika diperlukan) dalam pelaksanaan Evaluasi / Audit dan Pengambilan Contoh Uji serta Survailen (jika diperlukan) termasuk akses terhadap dokumen, rekaman, peralatan, lokasi, wilayah, personil dan sub kontraktor yang relevan.
  • Membuat pernyataan dalam bentuk surat pernyataan sebagaimana dipersyaratkan oleh Lembaga Sertifikasi Produk PTSI sesuai dengan ruang lingkup sertifikasi yang dimohonkan.
  • Menjaga penggunaan Sertifikat Produk sedemikian rupa, sehingga tidak mengakibatkan reputasi Lembaga Sertifikasi Produk PTSI menjadi buruk atau tidak menggunakan sertifikat yang dianggap menyesatkan dan tidak sah.
  • Menghentikan penggunaan tanda kesesuaian pada produk dan publikasi pada brosur atau iklan apabila terjadi pembatalan, penangguhan atau pencabutan Sertifikat Produk, mengembalikan Sertifikat Produk dan mengambil tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
  • Memberikan salinanan dokumen secara keseluruhan atau sebagaimana ketentuan dalam skema sertifikasi Lembaga Sertifikasi Produk PTSI, apabila salinan dokumen tersebut diminta atau diberikan kepada pihak lain yang berkepentingan dengan dokumen sertifikasi.
  • Memberikan dokumen kelengkapan persyaratan permohonan yang masih berlaku dan sesuai dengan dokumen aslinya kepada Lembaga Sertifikasi Produk PTSI.
  • Dalam membuat referensi untuk sertifikasi produk di media komunikasi seperti dokumen, brosur atau iklan, wajib memenuhi persyaratan lembaga sertifikasi atau seperti yang ditetapkan dalam skema sertifikasi.
  • Memenuhi persyaratan penggunaan tanda kesesuaian sebagaimana ditetapkan oleh Lembaga Sertifikasi Produk PTSI pada Perjanjian Sertifikasi dan Perjanjian Lisensi dan Penggunaan Tanda Kesesuaian.
  • Memelihara rekaman semua keluhan/pengaduan pelanggan yang berkaitan dengan produk yang dicakup dalam Sertifikat Produk dan melakukan tindakan perbaikan yang sesuai untuk penyelesaian keluhan/pengaduan tersebut. Rekaman tersebut harus tersedia jika diperlukan oleh Lembaga Sertifikasi Produk PTSI.
  • Menerima Survailen sewaktu-waktu dalam rangka penyelidikan yang disebabkan adanya pengaduan atau indikasi lain atau informasi penyalahgunaan sertifikat atau tanda kesesuaian.
  • Menerima Penyaksian Audit (witness) apabila diperlukan dalam rangka proses sertifikasi.
  • Memberikan data dan informasi mengenai daerah distribusi dan pemasaran produk yang tercakup dalam ruang lingkup Sertifikat Produk.
  • Menanggung seluruh biaya yang timbul akibat proses sertifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Menginformasikan kepada Lembaga Sertifikasi Produk PTSI apabila terjadi perubahan yang mempengaruhi data sertifikasi (seperti data administrasi, legalitas, sistem mutu, rencana modifikasi produk, proses produksi yang berkaitan dengan produk dalam ruang lingkup Sertifikat Produk, dll).
  • Menanggung semua resiko yang mungkin terjadi jika ditemukan peredaran produk yang telah disertifikasi tidak memenuhi persyaratan SNI karena terjadi perubahan yang mempengaruhi data sertifikasi (seperti data administrasi, legalitas, sistem mutu, rencana modifikasi produk, proses produksi yang berkaitan dengan produk dalam ruang lingkup Sertifikat Produk, dll).