FOLLOW US                                              

KONSINYERING PERUMUSAN JABATAN FUNGSIONAL

Dalam operasional kegiatan PT. Surveyor Indonesia peran Fungsional Operasional menjadi tulang punggung dalam proses bisnis sehingga pengembangan jabatan fungsional ini menjadi suatu hal yang bersifat segera. Oleh karena itu DSDM mengundang para pejabat fungsional untuk berkumpul selama 3 hari dari tanggal 28 Februari – 2 Maret 2017 di Cimacan dalam merumuskan kebijakan tentang jabatan fungsional operasi. Peserta yang hadir adalah senior – senior fungsional dari kelompok jabatan Inspektur, Surveyor, Konsultan, Asesor. Rapat ini dibuka oleh Kepala DSDM N. Made Oka dan dipandu oleh Deddy Nurmal , Kepala Bagian Pengembangan Sistem dan Pengelolaan SDM.

Skema fungsional yang terakhir di tetapkan perusahaan adalah tertuang dalam prosedur Jabatan Fungsional No. P-DSDM-06 tanggal 5 Oktober 2010. Strategi bisnis dan proses bisnis perusahaan telah berubah akan tetapi skema jabatan fungsional masih tetap seperti tahun-tahun sebelumnya. Sehingga karir jabatan fungsional tidak semenarik dengan jabatan struktural mengakibatkan kaderisasi pejabat-pejabat fungsional menjadi lebih lambat tidak berkembang.

Dengan tujuan untuk memperbaiki skema jabatan fungsional sesuai dengan perkembangan bisnis PT. Surveyor Indonesia, tim perumus jabatan fungsional melakukan rapat dan koordinasi selama tiga hari untuk perumusan sistem yang lebih menyesuaikan dengan dinamika internal dan eksternal.

Kelompok jabatan fungsional terdiri dari :
1. Inspektur
2. Surveyor
3. Konsultan
4. Auditor
5. Analis Laboratorium
6. Verifikator

Adapun hasil yang sudah dirumuskan mengenai skema pengembangan jabatan fungsional operasi meliputi :
1. Penetapan Kelompok Jabatan Fungsional
2. Level Jabatan Fungsional
3. Kamus Kompetensi Teknis Jabatan Fungsional
4. Kurikulum Teknis Pengembangan Konsultan
Skema tersebut telah searah dengan kebijakan pengembangan kompetensi di PTSI dan secara Nasional. Dengan skema baru pengembangan jabatan fungsional akan memberikan kejelasan karir jabatan fungsional. Tentu untuk selanjutnya juga harus disertai skema kejelasan remunerasi bagi pejabat fungsional sehingga akan lebih sangat menarik bagi pegawai yang akan memilih jalur fungsional dalam karirnya. Dengan semakin bertambah nya pegawai fungsional PTSI yang lebih kompeten akan mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih pesat.

(Penulis: Euis Emalia Noor/Ahli Utama DP3SO)

Leave a Comment