FOLLOW US                                              

Knowledge Sharing : Pekerjaan pada Ketinggian, Ada Aturannya

Knowledge Sharing mengenai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI nomor 9 tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Pekerjaan pada Ketinggian digelar di lantai 9 Graha Surveyor Indonesia.

Knowledge Sharing yang diselenggarakan oleh Tim Knowledge Management dari Unit DP3SK3LL merupakan acara yang secara konsisten dilakukan setiap bulannya. Knowledge Sharing merupakan wadah untuk mendorong setiap pegawai ataupun narasumber yang diminta untuk berbagi pengetahuan dan keahlian secara terbuka kepada pegawai-pegawai di PT SI. Dengan acara ini diharapkan dapat menghasilkan penyebaran pengetahuan di lingkungan PT SI secara efektif.

Sebagai perusahaan yang sangat peduli pada penerapan K3 dan seringkali menerima penghargaan SMK3, Tim KM PT SI merasa penting untuk berbagi pengetahuan mengenai peraturan Kemenaker yang baru diterbitkan di tahun 2016 lalu, ujar Nurhayati Kepala Bagian Perencanaan Perusahaan Evaluasi & Knowledge Management dalam sambutannya. Hadir dalam acara ini adalah Management Representative Divisi Bisnis & SI Jakarta, para auditor K3 PTSI, dan perwakilan building manajemen Graha Surveyor Indonesia.

Muhammad Fertiaz Kasie Pengawasan Norma Ergonomi dan Lingkungan Kerja Direktorat Pengawasan Norma K3 Ditjen Binwasnaker dan K3 dari Kementerian Ketenagakerjaan RI meluangkan waktunya sebagai narasumber pada acara ini. Ia menjelaskan bahwa bekerja pada ketinggian adalah kegiatan atau aktifitas pekerjaan yang dilakukan oleh Tenaga Kerja pada Tempat Kerja di Permukaan tanah atau perairan yang terdapat perbedaan ketinggian dan memiliki potensi jatuh yang menyebabkan Tenaga Kerja atau orang lain yang berada di tempat kerja cedera atau meninggal dunia atau menyebabkan kerusakan harta benda.

Permenaker ini juga mengatur secara detail dan terperinci tentang K3 di ketinggian. Bahkan, pada Pasal 2 dengan tegas dicantumkan bahwa Pengusaha dan/atau Pengurus wajib menerapkan K3 dalam Bekerja Pada Ketinggian.

Kemudian Ia menjelaskan secara detail persyaratan K3 yang wajib dipenuhi. Mulai dari Job Safety Analysis, Prosedur, teknik bekerja aman, Perangkat Pelindung Jatuh, Alat Pelindung Diri (APD), hingga persyaratan Tenaga Kerja yang bisa bekerja di ketinggian.

Pada tahap perencanaan, pengusaha dan/atau pengurus pekerjaan wajib memastikan bahwa semua kegiatan bekerja pada ketinggian telah direncanakan dengan tepat, dilakukan dengan cara yang aman, dan diawasi. Bekerja pada ketinggian juga hanya dilakukan jika situasi dan kondisi kerja tidak membahayakan keselamatan.

Selesai pemaparan Permenaker ini acara dilanjutkan dengan tanya jawab dan ditutup dengan pemberian suvenir dari Tim KM kepada narasumber. Acara Knowledge Sharing berikutnya akan diselenggarakan pada bulan April mengenai Manajemen Keselamatan Proses Berbasis Risiko (Risk Based Process Safety Management) untuk industri Migas dan Peutrokimia.

Be there, gain some knowledge and share ! (Humas/Sn)

Leave a Comment